Pengertian Modal Sosial

James S. Coleman mendefinisikan konsep modal sosial yang terdiri dari bermacam-macam entitas yang berbeda yang memeiliki dua karaktersocial capitalistik umum: Mereka semua terdiri dari beberapa aspek struktur sosial, dan mereka memudahkan beberapa tindakan individu yang ada dalam struktur tersebut.[1] Modal sosial inheren dalam dalam struktur relasi antar individu. Struktur relasi dan jaringan inilah yang menciptakan berbagai ragam kewajiban sosial, menciptakan iklim saling percaya, membawa saluran informasi, dan menetapkan norma-norma dan sangsi sosial bagi para anggotanya.[2]

Menurut Bourdieu modal sosial terdiri dari hubungan sosial yang bernilai antara individu.[3] Bourdieu mendefinisikan modal sosial adalah jumlah sumber daya, aktual atau maya, yang berkumpul pada seorang individu atau kelompok karena memiliki jaringan tahan lama berupa hubungan timbal balik perkenalan dan pengakuan yang sedikit banyak terinstitusionalkan.[4]

Menurut Fukuyama modal sosial dapat diartikan sebagai seperangkat nilai atau norma informal yang dimiliki bersama oleh suatu kelompok yang memungkinkan kerjasama di antara mereka.[5] Menurut Putnam modal sosial adalah bagian dari organisasi sosial, seperti kepercayaan, norma dan jaringan, yang dapat memperbaikai efisiensi masyarakat dengan memfasislitasi tindakan terkoordinasi.[6] Menurut Jousairi Hasbullah, modal sosial adalah salah satu komponen utama dalam menggerakkan kebersamaan, mobilitas ide, kesaling percayaan dan kesaling menguntungkan untuk mencapai kemajuan bersama


[1] Lihat, Coleman, James S., Dasar-dasar Teori Sosial, Bandung: Nusa Media, 2011.

 

[2] Jousairi Hasbullah, Social Capital: Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia, Jakarta: MR-United Press, 2006.

 

[3] Ritzer, George dan Douglas J. Goodman, Teori Sosiologi Modern, Jakarta: Kencana, 2010.

 

[4] Field, John, Modal Sosial, Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2011.

 

[5] Fukuyama, Francis, Guncangan Besar: Kodrat Manusia dan Tata Sosial Baru, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005, hlm. 19.

 

[6] Field, John, op. cit.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s